Alasan Konten Video Susah Viral
Alasa Konten Susah Viral
Cepatnya penyebaran konten di media sosial, dapat mempermudah setiap creatornya untuk mendapat popularitas, sehingga setiap pengguna ingin ikut terkenal. Cuma dalam waktu satu jam, konten viral bisa meningkatkan engagement akun secara signifikan. Tapi, tidak setiap konten berkualitas bisa viral.
Kamu punya banyak konten berkualitas di media sosial? Mereka tidak viral seperti yang diharapkan? Coba baca artikel ini agar konten menjadi lebih mudah untuk viral.
Pendekatan yang Kurang
Creator selalu ingin merasa terhubung dengan Audiensnya lewat cara Mereka membuat konten. Tapi sayangnya, ketika pendekatan terlalu berlebihan, Audiens malah merasa kurang relate untuk ditonton.
Hal inilah yang membuat Audiens mengabaikannya dan tidak berinteraksi pada konten tersebut. Dengan kurangnya interaksi, konten menjadi sulit untuk direkomendasikan ke pengguna lain.
Konten Tidak Memiliki Emosi
Konten viral sering memicu emosi tertentu, bisa memancing rasa penasaran, lucu, relate, terkejut, bahkan bisa merasa “ini aku banget”
Sementara itu, banyak sekali konten baru yang tidak memiliki emosional sama sekali, sehingga konten tidak menarik di mata Audiens.
Tidak Mengikuti Pola Konsumen Platform
Setiap platform memiliki caranya tersendiri dalam memberikan pengalman bagi pengguna. Contohnya seperti konten singkat yang cocok untuk platform TikTok dan Reels, sedangkan konten panjang cocok untuk pengguna Youtube.
Banyak creator atau brand hanya posting video yang sama ke semua platform tanpa penyesuaian format. Akhirnya engagement turun karena kontennya terasa tidak relevan dengan perilaku pengguna platform tersebut.
Hook Awal yang Kurang Kuat
Hook sangat penting karena dari situ, penonton akan berpikir “skip ajalah kurang menarik”. Dengan hook yang kuat, penonton akan lebih tertarik dan menonton hingga selesai.

